Mahkotaku yang Hilang Eps. 4
Kehidupan pelik sebagai wanita pekerja seks ia hadapi penuh dengan lapang dada. Ia mengakui bahwa keputusannnya untuk masuk ke dunia pelacuran adalah keputusan yang penuh dengan resiko. Ia sadar bahwa…
Kehidupan pelik sebagai wanita pekerja seks ia hadapi penuh dengan lapang dada. Ia mengakui bahwa keputusannnya untuk masuk ke dunia pelacuran adalah keputusan yang penuh dengan resiko. Ia sadar bahwa…
Keputusan untuk merantau di negeri orang ternyata menjadi awal bencana bagi kehidupan Puput selanjutnya. Bekerja menjadi TKW ternyata tak semanis dari yang selama ini ia dengar dari tetangga-tetangganya. Tak hanya…
Sebelumnya nggak pernah kepikiran untuk ngadain nonton bareng yang di dalemnya ada diskusi seksualitas. Semuanya serba langsung, dan tidak pernah direncanain dari jauh-jauh hari. Semua ini berawal dari kekepoanku tentang…
“Oh ya, ngomong-ngomong kok mbak bisa sampai kerja disini itu ceritanya gimana?” tanyaku sambil mengunyah biskuit kelapa. “Panjang sih mbak ceritanya dan hidup yang aku jalani itu keras,” pintanya padaku…
Bercerita tentang Ahmad (Reza Rahadian) supir taksi yang sebenarnya rajin beribadah tetapi di sisi lain Ia begitu kecanduan pada video porno. Hingga hasrat seksualnya seolah menemukan muara ketika dia bertemu…
Di sosmed siang ini ada hal yang heboh selain rebut soal isu agama dan politik, ada yang tau apa? Haha Video seorang anak SD yang menyebutkan nama-nama ikan untuk mendapatkan…
Puput adalah salah satu pekerja seks yang sudah cukup lama aku kenal. Wajahnya yang selalu ceria saat bertemu denganku ternyata menyimpan luka batin yang luar biasa dalam. Puput yang kini…
Saat ini Bu Mus masih aktif bekerja sebagai PSK. Menurutnya walaupun hanya mendapatkan 3 tamu dalam sehari atau bahkan tak mendapatkan tamu sekali ia tetap mensyukuri rezeki yang diberikan…
Saat ini suaminya memang telah tiada, namun Bu Mus masih tetap mejalankan profesinya sampai saat ini. Menurutnya masih ada anak semata wayangnya yang masih membutuhkannya. Walaupun anaknya kini sudah menikah…
“Waktu itu keadaan terasa terjepit sekali, Mbak Yoli. Semua perabot sudah habis dijual untuk pengobatan, dan pada akhirnya aku berpikir untuk mencari pekerjaan. Kalo aku nggak kerja nanti siapa lagi…